Cara Merebus Daun Sirih Untuk Keputihan

Daun sirih salah satu tanaman obat yang bisa dijadikan obat keputihan alami, dan berikut adalah cara merebus daun sirih untuk keputihan yang baik dan benar.

Cara Merebus Daun Sirih Untuk Keputihan

Cara Merebus Daun Sirih Untuk Keputihan Yang Baik Dan Benar

Keputihan merupakan salah satu masalah yang sering dan banyak dialami oleh para wanita. Akan tetapi keputihan yang terjadi secara berlebihan akan sangat mengganggu dan patut diwaspadai dan segera diatasi karena keputihan berlebih merupakan salah satu indikasi atau gejala kanker serviks.

Terjadinya keputihan berlebih bisa menyebabkan arena kewanitaan terasa gatal, timbul ruam hingga menimbulkan bau yang tidak sedap.

Tidak hanya itu, keputihan berlebih juga bisa menyebabkan keluarnya cairan kental dan berwarna hingga nyeri saat buang air kecil

Kondisi tersebut jelas akan membuat risih dan penderita merasa tidak nyaman. Sehingga mencari berbagaicara untuk mengatasinya.

Selain itu, hal yang perlu diwaspadai dan diketahui adalah keputihan berlebih tanpa penanganan dan pengobatan yang serius bisa mengakibatkan terjadinya kemandulan, hamil diluar kandungan hingga mengakibatkan kanker leher rahim.

Untuk itu, jangan pernah anggap sepele gejala keputihan berlebih segera atasi dan obati dengan tuntas sehingga komplikasi buruk akibat keputihan bisa anda hindari.

Salah satu bagaimana cara mengobati keputihan berlebih yang bisa anda lakukanadalah dengan memanfaatkan daun sirih salah satunya ialah dengan cara merebusnya.

Cara Merebus Daun Sirih Untuk Keputihan

Daun sirih mernjadi salah satu tanaman obat yang bisa kita manfaatkan untuk mengatasi masalah keputihan berlebih, asal digunakan dengan tepat. Mengingat penggunaan yang tidak tepat justru bisa membuat keputihan yang dialami semakin parah.

Daun sirih terbukti dapat mengatasi keputihan karena didalamnya terkandung minyak atsiri, estragol, kavibetol, propane, caryophyllene, cadinene, pati, tannin, diastase, cyneole, gula, seskuterena dan eugenol.

Kandungan tersebut terbukti mampu membantu mengatasi masalah keputihan berlebih pada wanita secara tuntas. Lebih dari itu sifat analgesic didalam daun sirih dapat membantu meringankan rasa nyeri akibat datang bulan serta kandungan tanin dalam daun sirih merah dapat membantu mengurangi cairan pada miss V.

Nah, untuk anda yang ingin mendapatkan khasiat dan manfaat dari daun sirih tersebut maka anda bisa mengolah dengan cara merebusnya.

Berikut ini adalah bagaimana cara merebus daun sirih merah untuk keputihan yang baik dan benar sehingga hasil yang didapatkan maksimal.

  1. Ambil 5 lembar daun sirih merah atau hijau yang masih bagus, cuci bersih dengan air yang mengalir dan sampai benar-benar bersih.
  2. Masukkan daun sirih yang sudah bersih tadi ke dalam panci stainless steel yang bersih dan bertutup.
  3. Tambahkan 500-600ml air.
  4. Panaskan diatas api sedang hingga mendidih. Lalu kecilkan api, dan lanjutkan memanaskan selama 5-10 menit.
  5. Setelah itu angkat dan diamkan hingga air rebusan tidak terlalu panas.
  6. Air rebusan bisa langsung digunakan dalam kondisi hangat.

Cara Pemakaian Air Rebusan Daun Sirih

  • Sebelumnya, bersihkan dulu area-V dengan sabun khusus yang ber-pH seimbang, dan bilas hingga tidak ada sabun yang tersisa.
  • Gunakan rebusan daun sirih untuk bilasan akhir.
  • Untuk mendapatkan hasil yang baik, gunakan air rebusan ini saat mandi pagi dan sore, atau malam hari sebelum tidur.

Untuk anda yang tidak memiliki waktu untuk membuat air rebusan daun sirih maka anda bisa membeli ramuan ekstrak daun sirih di pasaran dengan mudah. Namun akan lebih baik jika anda membuatnya sendiri dirumah karena bahan yang digunakan asli tanpa campuran sehingga akan lebih unggul.

Demikianlah informasi singkat tentang bagaimana cara merebus daun sirih untuk keputihan ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda. SELAMAT MENCOBA !

Jangan lupa bagikan artikel ini jika anda rasa bermanfaat agar lebih banyak orang tahu dan semoga ini menjadi kebaikan untuk anda.

Ciri Keputihan Gejala Kanker Serviks

Keputihan adalah salah satu gejala kanker serviks lalu seperti apa tanda atau ciri keputihan gejala kanker serviks ? wanita wajib tahu ini, berikut kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak.

Ciri Keputihan Gejala Kanker Serviks

Tanda Atau Ciri Keputihan Gejala Kanker Serviks

Keputihan merupakan hal yang biasa pada wanita sehingga tidak semua keputihan merupakan tanda atau gejala adanya masalah pada kesehatan reproduksi wanita seperti kanker serviks contohnya.

Ada dua jenis keputihan yakni keputihan normal dan keputihan berlebih yang tentunya membahayakan jika tidak segera diatasi.

Keputihan pada wanita adalah kondisi dimana keluarnya cairan dari organ genetikal secara berlebihan. Normalnya cairan yang keluar adalah jernih namun pada kondisi tertentu bisa juga cairan berwarna kekuningan dan kental seperti lendir namun tidak disertai gatal dan berbau.

Secara umum wanita mengalami keputihan ketika memasuki masa subur, sebelum atau sesudah menstruasi dan pada saat wanita hamil. Tidak hanya itu keputihan juga bisa dialami oleh wanita yang memilliki aktivitas fisik cukup berat.

Sebabnya munculnya keputihan adalah karena jamur, bakteri dan virus. Salah satu jamur penyebab keputihan adalah candida albicans yang dapat menyebabkan gatal pada sekitaran vulva.

Keputihan yang disebabkan karena jamur biasanya memiliki warna putih susu, berbau, gatal dan cairan lebih kental.

Sementara itu nama bakteri penyebab keputihan secara umum adalah bacterual vaginosis dimana keputihan akibat bakteri ini ialah menimbulkan rasa gatal dan menimbulkan buih serta berwarna keabuan.

Penderita harus berhati-hati terhadap keputihan karena bakteri mengingat keputihan akibat bakteri bisa menyebabkan terjadinya penyakit kelamin.

Nah yang perlu sangat diperhatikan adalah ketika keputihan disebabkan oleh penyakit kanker serviks, dimana keputihan jenis harus benar-benar diatasi dengan segera karena berbaya.

Ciri Keputihan Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan penyakit pembunuh wanita setelah kanker payudara, penyebabnya adalah virus human papilloma virus (HPV) yang menyerang leher rahim. Penyakit ini rentan dialami oleh wanita yang sering bergonta ganti pasangan.

Celakanya kanker serviks termasuk kedalam penyakit yang tidak menimbulkan gejala diawal kemunculannya sehingga penderita baru terdeteksi menderita penyakit serviks dengan penyakit sudah menyerbar ke jaringan disekitarnya sehingga lebih sulit untuk ditangani.

Salah satu tanda atau gejala ketika kanker serviks sudah menyebar dan mempengaruhi jaringan disekitarnya adalah penderita mengalami keputihan. Lalu seperti apa ciri keputihan gejala kanker serviks ?

Seperti apa yang telah kami sebutkan diatas bahwa keputihan normal adalah ketika cairan yang keluar berwarna bening dan tidak menimbulkan rasa gatal serta berbau.

Sementara itu ciri keputihan gejala kanker serviks adalah wanita akan mengalami keputihan berupa cairan yang keluar banyak dan berbau seperti bau anyir dan bau amis yang kemudian menimbulkan rasa gatal pada area kewanitaan.

Selain itu jika penyakit kanker serviks sudah lebih berbahaya maka keputihan akan disertai munculnya flek atau bercak darah.

Dianjurkan segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter atau mengunjungi pusat kesehatan terdekat jika kondisi tersebut dialami oleh setiap wanita, utamanya wanita yang memiliki resiko tinggi terkena penyakit kanker serviks seperti :

  • Melakukan hubungan badan diusia dini
  • Sering bergonta ganti pasangan
  • Merokok
  • Minum pil kontrasepsi atau KB lebih dari lima tahun

Terlebih selain mengalami keputihan, penderita juga mengalami gejala yang menyertai seperti :

  • Mengalami sakit pada bagian pelvis
  • Pendarahan pada pelvis
  • Buang air kecil terasa sakit

Maka wanita yang mengalami keputihan disertai kondisi diatas maka wajib menjalani pemeriksaan kanker serviks guna mengatahui apakah dirinya terkena kanker serviks atau tidak.

Demikianlah informasi singkat tentang ciri keputihan gejala kanker serviks ini semoga apa yang telah disampaikan bisa menjawab rasa ingin tahu anda serta menambah wawasan anda, jangan lupa tinggalkan komentar dan bagikan artikel ini jika anda rasa bermanfaat. SALAM SEHAT !

Ciri Keputihan Karena Bakteri

Ada infeksi bakteri merupakan salah satu penyebab keputihan dan berikut ini adalah tanda atau ciri keputihan karena bakteri yang perlu segera diatasi dengan tuntas, karena jika tidak bisa menimbulkan komplikasi seperti infeksi menular seksual, radang panggul serta kelahiran bayi prematur jika terjadi pada wani hamil.

Ciri Keputihan Karena Bakteri

Ciri Keputihan Karena Bakteri

Anda perkembangan dan pertumbuhan bakteri pada organ kewanitaan merupakan salah satu penyebab keputihan pada wanita, dalam istilah medis kondisi tersebut disebut dengan istilah Vaginosis bakterialis yang bisa menyebabkan keseimbangan bakteri dalam organ kewanitaan tersebut menjadi terganggu.

Pada dasarnya setiap wanita bisa mengalami Vaginosis bakterialis akan tetapi kasusnya lebih sering terjadi dan dialami oleh wanita yang masih dalam masa subur.

Penyebab Vaginosis bakterialis

Didalam organ kewanitaan terdapat bakteri baik bernama lactobacillus yang dapat membantu membatasi pertumbuhan bakteri jahat ( misal : bakteri anaerob ) dengan cara menjaga keasaman organ tersebut.

Nah jika wanita mengalami vaginosis bakterialis makan jumlah dari bakteri baik tersebut akan lebih sedikit dibandingkan dengan bakteri jahat sehingga timbullah masalah berupa terjadinya keputihan tidak normal karena tidak seimbangnya pertumbuhan bakteri.

( Baca : Bahaya Keputihan Tidak Normal )

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya ketidak seimbangan pertumbuhan bakteri tersebut, akan tetapi ada sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebab meningkatnya risiko wanita terkena vaginosis bakterialis diantaranya :

  • Menggunakan kontrasepsi spiral atau intrauterine device (IUD).
  • Melakukan douching atau teknik pembersihan vagina dengan cara disemprot.
  • Merokok.
  • Sering bergonta-ganti pasangan seksual.

Vaginosis bakterialis bukanya penyakit mematikan karena tidak terlalu berbahaya dan cenderung mudah untuk diobati, namun walaupun begitu jangan pernah anggap sepele segera atasi dengan tuntas karena jika tidak vaginosis bakterialis bisa menimbulkan komplikasi yang cukup berat seperti : infeksi menular seksual, penyakit radang panggul, dan kelahiran prematur pada ibu hamil.

Ciri Keputihan Karena Bakteri ( Vaginosis Bakterialis )

Gejala utama dari penyakit vaginosis bakterialis adalah penderita akan mengalami keputihan abnormal yakni keputihan yang tidak normal.

Berikut ini adalah beberapa tanda atau ciri keputihan karena bakteri ( vaginosis bakterialis ) yakni :

  • Keputihan berwarna kelabu atau putih
  • Cairan yang keluar bertekstur encer
  • Keputihan mengeluarkan bau sangat amis
  • Keluar cairan bau amis setelah berhubungan suami isteri
  • Miss V terasa nyeri dan gatal
  • Perih saat buang air kecil

Segera periksaan diri kepada dokter jika saat ini anda mengalami keputihan dengan kondisi seperti diatas guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat sehingga komplikasi atasu bahaya yang bisa terjadi bisa dihindari.

Secara medis pengobatan keputihan karena bakteri biasnya dokter akan meresepkan antibiotik contonya metronidazole.

Pada sebagian orang, penggunaan metronidazole dapat menimbulkan efek samping, seperti:

  • Rasa logam di mulut
  • Mual
  • Hilang nafsu makan
  • Muntah

Untuk mengindari efek samping tersebut maka sebaiknya pada saat mengkonsumsi obat antibiotik tersebut jangan mengkonsumsi alkohol, atau yang lebih aman anda bisa memiliki pengobatan secara alternatif yakni dengan konsumsi obat keputihan herbal.

Demikianlah informasi singkat tentan ciri keputihan karena bakteri ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih sudah berkunjung dan menyimak, jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Sumber materi :
http://www.alodokter.com/vaginosis-bakterialis

Baca Juga :
Keluar Cairan Putih Susu Saat Berhubungan Intim
Keputihan Berwarna Putih Susu Kental Dan Lengket
Penyebab Keputihan Gatal Dan Bau Tak Sedap Pada Vagina

Keluar Cairan Putih Susu Saat Berhubungan Intim

Banyak wanita yang mengalami kasus keluar cairan putih susu saat berhubungan intim, apakah kondisi tersebut bahaya dan apa penyebabnya ? berikut kami berikan penjelasannya untuk anda sehingga anda bisa melakukan tindakan dan penanganan yang tepat jika mengetahui penyebabnya.

Keluar Cairan Putih Susu Saat Berhubungan Intim

Keluar Cairan Putih Susu Saat Berhubungan Intim

Keluar cairan putih susu pada wanita lebih mengarah kepada keputihan yaitu mekanisme tubuh pada wanita yang terjadi secara alami dengan tujuan membersihkan rahim dan mengeluarkan sel-sel mati serta bakteri pada organ kewanitaan sehingga jauh lebih sehat.

Normalnya keputihan berwarna bening sedikit keputihan, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Akan tetapi ada kalanya wanita mengalami keputihan berwarna putih susu.

Hal tersebut bisa menjadi tanda atau indikasi bahwa keputihan yang dialami tidak normal sehingga patut diwaspadai, karena keputihan yang tidak normal bisa menimbulkan bahaya jika tidak segera diatasi dan ditangani.

( Baca : Bahaya Keputihan Tidak Normal )

Salah satu penyebab keputihan berwarna putih susu adalah infeksi jamur atau dikenal juga dengan istilah kandidiasis. Lalu apa penyebab keluar cairan putih susu saat berhubungan intim ? apakah hal tersebut juga karena keputihan yang tidak normal ?

Penyebab Keluar Cairan Putih Susu Saat Berhubungan Intim

Menurut pendapat dr. Yosephine. S. yang kami kutip dari laman alodokter.com menyebutkan bahwa keluar cairan putih susu saat berhubungan intim bisa karena akibat kurang bersihnya organ kewanita sipenderita sehingga muncullah keputihan akibat usaha tubuh membersihkan organ kewanitaan Anda.

Lebih lanjut beliau mengatakan, keluar cairan putih susu saat berhubungan intim juga bisa karena infeksi jamur pada organ kewanitaan atau yang disebutkan dengan kandidiasis.

Namun untuk memastikan apa yang menjadi penyebabnya beliu menyarankan untuk melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan.

Sementara itu menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari laman klikdokter.com menyebutkan bahwa ketika wanita mengalami keputihan dan cairan atau lendir yang keluar dari miss v sudah mengalami perubahan seperti menjadi utih susu, keabuan, hingga kehijauan dan disertai keluhan lainnya yakni gatal dan panas maka itu menunjukan bahwa telah terjadi keputihan tidak normal yang umumnya disebabkan oleh infeksi reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Dan keputihan yang terjadi secara tidak normal perlu mendapatkan penanganan dan pengobatan yang serius karena jika tidak bisa menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu.

Beda halnya dengan apa yang disampaikan oleh dr. Mira Iskandar dari laman alodokter.com yang berpendapat bahwa selain karena keputihan, keluar cairan putih susu saat berhubungan intim pada wanita juga bisa karena cairan yang keluar pada wanita atau pria akibat rangsangan.

Mengingat pada saat wanita mengalami rangsangan seksual maka umumnya wanita akan mengeluarkan cairan untuk lubrikasi selama hubungan intim, cairan tersebut kental dan jernih.

Warna, kekentalan, bau dari cairan ini bervariasi bergantung pada siklus menstruasi, pola makan, ada tidaknya infeksi di vagina.

Sementara itu jika pria akan mengalami ejakulasi (klimaks) biasanya akan mengeluarkan cairan ejakulasi (disebut ejakulat).

Cairan ejakulat berisi cairan yang berasal dari vesikula seminalis, kelenjar prostat, juga mengandung sperma dari testis. Cairan ini berwarna putih susu dan kental.

Demikianlah informasi singkat tentang apa yang menjadi penyebab keluar cairan putih susu saat berhubungan intim semoga bisa dipahami dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda.

Terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami, jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat untuk kebaikan kita semua.

Sponsor By

Obat Keputihan

WALATRA BERSIH WANITA ( BST )
OBAT KEPUTIHAN HERBAL TERBARU
Perpaduan daun sirih, kunyit, kayu manis dan manjakani
SOLUSI PALING AMPUH DAN AMAN MENCEGAH SEKALIGUS MENGATASI KEPUTIHAN
POM TR 173307361
Harga Produk : Rp.170.000/botol
Isi : 100 Kapsul
HOTLINE
0812.1445.0888 ( SMS/WA/TLP )

Keputihan Berwarna Putih Susu Kental Dan Lengket

Keputihan adalah hal lumrah terjadi pada wanita , namun tidak sedikit wanita yang mengalami keputihan tidak normal seperti keputihan berwarna putih susu kental dan lengket. Lalu apa penyebab keputihan tersebut dan berbahaya atau tidak ? berikut kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak.

Keputihan Berwarna Putih Susu

Keputihan Berwarna Putih Susu Apakah Berbahaya ? Yuk Cari Tahu Artinya Disini !

Berdasarkan gejala yang muncul atau dialami keputihan yang terjadi pada wanita terbagi kedalam 2 jenis yakni keputihan normal dan keputihan tidak normal.

Dari kedua jenis tersebut keputihan abnormal atau tidak normal adalah jenis keputihan yang patut untuk diwaspadai dan segera diatasi jika saat ini anda atau orang terdekat anda mengalami gejala keputihan tidak normal.

Mengingat jika tidak diatasi dengan cepat dan tepat, keputihan tidak normal bisa menimbulkan bahaya.

( Baca : Bahaya Keputihan Tidak Normal ).

Salah satu tanda atau diindikasi dari keputihan yang tidak normal adalah lendir atau cairan yang keluar beda dari ciri atau gejala keputihan normal yakni :

Keputihan Normal

  • Cairan keputihan yang keluar encer.
  • Cairan yang keluar berwarna bening atau krem.
  • Cairan yang keluar tidak menyebabkan gatal dan tidak berbau.
  • Jumlah cairan yang keluar terbilang sedikit.

Keputihan Tidak Normal

  • Keputihan berwarna cokelat atau mengandung darah
  • Keputihan disertai rasa nyeri atau pendarahan
  • Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih
  • Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital
  • Keputihan berwarna putih susu, kental dan disertai rasa gatal

Dari ciri-ciri diatas keputihan berwarna putih susu termasuk kedalam keputihan tidak normal, yang disebabkan oleh hal tertentu sehingga jika saat ini anda mengalaminya maka diperlukan penanganan dan pengobatan yang serius.

Namun tidak semua keputihan berwarna putih susu tidak normal, melainkan hal tersebut juga bisa merupakan tanda keputihan normal utamanya jika lendir memiliki warna krem putih, yang mana cairan keputihan tersebut dapat membantu menjaga jaringan dan organ kewanitaan tetap sehat dan terbebas dari infeksi.

Alasan Mengapa Keputihan Berwarna Putih Susu Normal

Perlu anda ketahui bahwa miss V yang sehat biasanya mengeluarkan cairan keputihan putih susu yang bisa berubah selama siklus menstruasi bulanan, sehingga bagi anda para wanita tidak perlu khawatir jika anda mengalami keputihan putih susu utamanya tanpa disertai rasa sakit pada area Miss V, gatal-gatal, atau kemerahan dan bengkak pada Miss V.

Sementara itu menurut dokter dari Mayo Clinic menyebutkan bahwa cairan keputihan putih susu merupakan kombinasi adanya cairan lendir dan sel. Karena fungsi keputihan adalah untuk melindungi Miss V dari iritasi dan infeksi.

Jadi langkah bijak pada saat anda atau orang terdekat anda mengalami keputihan berwarna putih susu anda segera memeriksaakan diri ke dokter atau pusat kesehatan terdekat, kecuali jika keputihan berwarna putih susu yang anda alami diikuti dengan kondisi lain seperti berbau, kental dan lengket anda patut waspada.

Hal tersebut bisa menjadi pertanda bahwa adanya infeksi yang terjadi pada organ kewanitaan akibat bakteri dan jamur.

Selain menimbulkan keputihan berwarna putih susu, infeksi akibat bakteri dan jamur juga bisa menyebabkan penderita merasakan gatal, nyeri, dan pembengkakan di sekitar labia hingga timbulnya bau yang tak sedap.

Penyebab Keputihan Berwarna Putih Susu

Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi penyebab timbulnya keputihan berwarna putih susu, yakni :

– Karena Ovulasi

Secara umum pada saat terjadinya ovulasi serviks akan menghasilkan lendir yang memiliki konsistensi berwarna putih telur yang dapat membantu sel sperma menemukan telur untuk dibuahi.

Sehingga keputihan putih susu bisa menjadi tanda atau indikasi wanita tengah masuk dalam masa subur.

Sementara itu menurut The American Pregnancy Association menyebutkan bahwa meningkatknya kadar hormon estrogen dapat menyebabkan cairan berwarna putih susu lengket atau disebut dengan ” lendir serviks ” yang mana cairan putih susu lengket ini dapat menciptakan lingkungan yang sempurna untuk hamil.

– Karena Kehamilan

Keluarnya lendir putih susu pada wanita merupakan tanda bahwa wanita tersebut siap hamil mengingat kondisi tersebut terjadi akibat dari dinding Miss V menebal dalam persiapan kehamilan.

Selain mengeluarkan lendir putih susu, dalam masa ini wanita juga bisa mengalami kram perut dan mengeluarkan bercak sebelum menstruasi.

– Berada Dalam Tekanan Emosional

Jika wanita mengalami tekanan emosional atau pikologis yang ekstrim maka bisa menyebabkan jumlah lendir berwarna putih susu meningkat. Hal tersebut berdasarkan studi yang dilakukan yang diterbitka dalam International Journal of Epidemiology yang menyebutkan bahwa jalur psikologis dapat mempengaruhi sistem reproduksi beberapa wanita.

– Infeksi Bakteri Jamur Dan Bakteri

Keputihan berwarna putih susu juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur dan bakteri dengan tekstur lendir kental dan disertai gejala lain yang menyertai seperti berbau amis, rasa gatal yang parah dan rasa perih di sekitar vagina juga rasa sakit saat berhubungan seks.

Jika kondisi tersebut anda alami maka segera lakukan tindakan penanganan dan pengobatan salah satunya bisa dengan rutin konsumsi obat tradisional keputihan.

Demikianlah informasi singkat tentang keputihan berwarna putih susu ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan berkunjung di halaman sederhan kami.

Jangan lupa bagikan, jika anda rasa artikel kami bermanfaat dan semoga hal tersebut bisa menjadi kebaikan untuk kita semua.

sumber materi :
http://klinikginekologi.net/

Sponsor By

Obat Keputihan

Walatra Bersih Wanita ( BST )
OBAT TRADISIONAL KEPUTIHAN
Perpaduan daun sirih, kunyit, kayu manis dan manjakani
SOLUSI PALING AMPUH DAN AMAN MENCEGAH SEKALIGUS MENGATASI KEPUTIHAN
POM TR 173307361
Harga Produk : Rp.170.000/botol
Isi : 100 Kapsul
HOTLINE
0812.1445.0888 ( SMS/WA/TLP )

Penyebab Keputihan Gatal Dan Bau Tak Sedap Pada Vagina

Keputihan disertai gatal dan bau itu ciri atau tanda keputihan berlebih yang bisa menimbulkan bahaya jika tidak segera diatasi, lalu apa saja penyebab keputihan gatal dan bau tak sedap pada vagina ? berikut kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak !

Penyebab Keputihan Gatal

Penyebab Keputihan Gatal Dan Bau

Pada dasarnya keputihan adalah reaksi normal pada tubuh wanita yang berfungsi untuk menyingkirkan atau mengeluarkan sisa sel mati dan bakteri yang ada didalam organ wanita atau dengan kata lain keputihan adalah reaksi tubuh untuk membersihkan organ kewanitaan.

Namun ada kalanya dan bahkan sering ditemukan kasus wanita dengan keputihan gatal dan bau tak sedap keluar dari vagina.

Kondisi tersebut jelas menimbulkan rasa tidak nyaman dan menganggu bukan hanya wanita yang menderitanya tapi juga suami penderita, karena pada sebagian kasus rasa gatal bisa menular kepada suami pada saat melakukan hubungan suami isteri.

Anda perlu berhati-hati dan segera lakukan tindakan penangan yang cepat dan tepat jika saat ini anda mengalami keputihan gatal dan berbau karena kondisi tersebut bisa saja tanda atau gejala penyakit berbahaya.

Mengingat salah satu penyebab keputihan gatal dan berbau adalah infeksi akibat jamur dan bakteri hingga kanker serviks.

Infeksi dan kanker serviks bisa menimbulkan keputihan tidak normal yang ditandai dengan muncul gejala sebagai berikut :

  • Mengeluarkan lendir berwarna kuning atau hijau
  • Lendir memiliki tekstur kental
  • Mengeluarkan bau yang tidak sedap seperti amis hingga bau busuk
  • Timbulnya rasa gatal dan perih di mrs.v

Apa Penyebab Keputihan Gatal Dan Berbau ?

Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi penyebab keputihan gatal dan mengeluarkan bau yang tidak sedap sehingga akan sangat mengganggu, yakni :

1. Infeksi Bacterial Vaginosis

Infeksi bacterial vaginosis adalah kondisi dimana adanya infeksi pada Mrs.V akibat dari bakteri anaerob ( bakteri jahat ) yang tidak seimbang.

Ada dua jenis bakteri dalam kemaluan wanita yakni lactobacilli ( bakteri baik ) dan anaerob ( bakteri jahat ). Ketika terjadi bacterial vaginosis maka jumlah bakteri jahat akan lebih tinggi dibandingkan bakteri baik.

Kondisi tersebut menyebabkan keputihan menjadi kental, berbau menyengat dan amis.

Wanita yang melakukan oral seks dan sering bergonta ganti pasangan memiliki resiko tinggi terkana Infeksi bacterial vaginosis.

2. Trichomoniasis

Trichomoniasis adalah kondisi dimana terjadinya infeksi dalam Mrs.V yang disebabkan oleh protozoa (organisme bersel tunggal) yang ditandai dengan muncul keputihan berwarna kuning, hijau, dan berbau menyengat.

Selain itu, wanita yang menderita penyakit Trichomoniasis juga biasanya mengalami gatal dan perih di kemaluaan.

Penyakit ini bisa menular yakni melalui kontak seksual seperti pada saat berhubungan suami isteri dan handuk yang dipakai bergantian.

3. Infeksi jamur

Selanjutnya penyebab keputihan gatal adalah adanya infeksi jamur pada kemaluan wanita. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan infeksi jamur terjadi pada wanita, yakni :

  • Stres
  • Diabetes
  • Penggunaan obat kontrasepsi
  • Kehamilan
  • Antibiotik

Gejala keputihan akibat infeksi jamur yang sering terjadi adalah berupa keputihan berwarna putih ketal seperti keju lembut yang disertai timbulnya rasa gatal dan sensasi panas seperti terbakar pada kemaluan.

4. Gonore dan klamidia

Penyakit menular seksual Gonore dan klamidia juga bisa menjadi penyebab keputihan gatal dan bau tak sedap serta menyebabkan lendir yang keluar berwarna kuning, kehijau-hijauan dan kental.

5. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul atau dikenal juga dengan penyakit infeksi rahim bisa menjadi penyebab keputihan gatal serta keputihan yang diderita terus memburuk dan mengeluarkan bau busuk.

Selain mengalami keputihan yang berlebih, wanita yang terkena penyakit infeksi rahim juga bisa mengalami gejala sebagai berikut, yakni :

  • Demam
  • Sakit pada panggul, bagian abdominal, atau pinggang;
  • Keluarnya cairan pada vagina secara tidak normal;
  • Pendarahan setelah hubungan seksual;
  • Merasa kedinginan, kelelahan;
  • Sering buang air kecil dan terasa nyeri setelah buang air kecil;
  • Perdarahan secara tidak normal atau mudah terluka;
  • Kehilangan nafsu makan;
  • Mual atau muntah-muntah;
  • Menstruasi yang tidak teratur;

6. Human Papillomavirus (HPV) atau kanker serviks

Kanker serviks juga bisa menjadi penyebab keputihan gatal dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap sebagai akibat dari infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang memicu tumbuhnya kanker serviks.

Selain terasa gatal keputihan juga bisa berwarna cokelat dan berbau tidak enak, terkadang disertai pendarahan.

Cara Mengatasi Keputihan Gatal Pada Vagina

Berikut ini adalah beberapa hal atau tindakan yang bisa anda lakukan untuk mengatasi keputihan gatal disertai bau tidak sedap, yakni :

  • Menjaga kebersihan vagina dengan teratur mencucinya, menggunakan sabun lembut dan air hangat.
  • Jangan gunakan sabun wangi dan produk feminin atau kewanitaan. Hindari juga spray kewanitaan dan mandi busa.
  • Setelah buang air, selalu bersihkan dari depan ke belakang untuk menghindari bakteri masuk ke vagina.
  • Pakai celana dalam dari bahan katun dan hindari celana atau pakaian ketat.
  • Mengganti pakaian dalam lembap atau basah setelah berolahraga.
  • Makan yogurt dapat mengurangi risiko terkena infeksi jamur.
  • Gunakan kondom ketika melakukan hubungan seksual.
  • Konsumsi obat herbal keputihan

Demikianlah informasi singkat tentang penyebab keputihan gatal dan bau tak sedap pada vagina ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami dan salam sehat. Jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel kami bermanfaat !

Bahaya Keputihan Tidak Normal Pada Wanita

Berikut ini adalah bahaya keputihan tidak normal yang bisa terjadi jika tidak segera diatasi ketika anda atau orang terdekat anda mengalami tanda atau ciri keputihan tidak normal, untuk itu jangan pernah abaikan obati dengan segera jika anda terindikasi mengalami keputihan abnormal.

Bahaya Keputihan

Bahaya Keputihan Tidak Normal Pada Wanita

Keputihan adalah masalah kewanitaan yang sering dan banyak dialami oleh wanita dengan berbagai penyebab salah satunya adalah kebiasaan rutin penggunaan produk pembersih kemaluan berpewangi atau mengandung antiseptik, antyliners setiap hari, memakai pakaian luar atau dalam yang ketat, dan menggunakan produk mandi beraroma.

Dalam kondisi normal keputihan tidak akan menimbulkan masalah sehingga tidak diperlukan tindakan apapun untuk mengatasinya, namun beda halnya jika keputihan yang dialami abnormal atau berlebihan.

Selain menimbulkan rasa yang tidak nyaman akibat dari banyaknya lendir yang keluar dengan beraneka ragam seperti menimbulkan bau dan lain sebagainya, keputihan abnormal juga bisa menimbulkan bahaya.

Bahaya keputihan abnormal inilah yang perlu diwaspadai dan dihindari sehingga penting bagi anda wanita yang mengalaminya untuk melakukan penanganan yang serius jika anda terindikasi mengalami keputihan secara abnormal yang ditandai dengan kondisi sebagai berikut, yakni :

  • Keluarnya cairan berlebih
  • Tekstus cairan atau lendir berbau busuk
  • Lendir berwarna kuning hingga kehijauan
  • Timbul rasa gatal disekitar organ kemaluan
  • Muncul rasa panas disekitar kemaluan

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab dari munculnya keputihan tidak normal mulai dari penyebab ringan seperti karena infeksi ringan, infeksi jamur, penyakit menular seksual hingga penyebab yang mematikan yakni kanker serviks dan kanker rahim.

Bahaya Keputihan Tidak Normal

Hal yang penting untuk diketahui oleh kaum wanita adalah apa bahaya keputihan, sehingga anda tidak boleh mengganggap remeh begitu saja jika mengalami keputihan berlebih.

Salah satu bahaya keputihan tidak normal jika dibiarkan tanpa penanganan yang serius adalah bisa mengakibatkan terjadinya kemandulan dan hamil di luar kandungan hingga mengakibatkan kanker leher rahim.

Hal tersebut karena jika keputihan tidak normal di biarkan bisa merembet ke dalam rongga rahim yang kemudian masuk kesaluran indung telur dan akhirnya akan masuk kedalam rongga panggul yang mengakibatkan wanita tidak bisa hamil ( Mandul ). Sementara itu kehamilan diluar kandungan sebagai akibat dari rusaknya tubafalopi.

Untuk itu jangan pernah abaikan keputihan, segera atasi dan obati dengan serius agar anda bisa terhindar dari bahaya keputihan serta keputihan tidak menjadi kronis, karena jika sudah kronis maka keputihan akan sulit untuk disembuhkan.

Selain itu mengakibatkan kemandulan dan menyebabkan kanker leher rahim, bahaya keputihan juga bisa menyebabkan timbulnya kondisi sebagai berikut :

  • Trikomoniasis, yakni infeksi menular seksual yang disebabkan oleh parasit protozoa yang bisa menyebabkan keputihan menimbulkan bau yang tidak sedap.
  • Bakteri vaginosis, infeksi yang terjadi akibat dari terlalu banyaknya salah satu jenis bakteri yang menyerang daerah kewanitaan. Keputihan yang terjadi akibat infeksi ini adalah akan menimbulkan bau tidak sedap
  • Sakit saat buang air kecil
  • Gangguan aktivitas seksual seperti timbulnya nyeri saat berhubungan suami isteri
  • Berkembangnya infeksi
  • Terjadinya pendarahan di luar sikluas menstruasi
  • Nyeri panggul

Mengingat ada banyak bahaya keputihan tidak normal yang bisa timbul maka sebaiknya segera temui dokter jika saat ini anda menderita gejala keputihan tidak normal, karena hal tersebut adalah langkap paling tepat.

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhan kami dan salam sehat !

Sponsor By :

Obat Keputihan

Walatra Bersih Wanita ( BST )
Obat Keputihan Alami Terbaru
Perpaduan daun sirih, kunyit, kayu manis dan manjakani
SOLUSI PALING AMPUH UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI KEPUTIHAN SECARA ALAMI
POM TR 173307361
Harga Produk : Rp.170.000/botol
Isi : 100 Kapsul
HOTLINE
0812.1445.0888 ( SMS/WA/TLP )

Ciri Ciri Keputihan Tidak Normal Dan Berbahaya Pada Wanita

Keputihan tidak normal itulah yang berbahaya dan perlu ditangani dengan segera, untuk itu penting bagi anda para wanita mengetahui ciri ciri keputihan tidak normal sehingga hal buruk yang bisa terjadi akibat keputihan abnormal bisa dihindari karena mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat.

Ciri Ciri Keputihan Tidak Normal

Ciri Ciri Keputihan Tidak Normal Dan Berbahaya Pada Wanita

Keputihan pada dasarnya adalah hal yang normal dan umum terjadi pada wanita utamanya wanita yang sudah memasuki usia subur, namun ada kalanya keputihan yang terjadi tidak normal dan inilah yang perlu diwaspadai karena bisa jadi itu tanda atau gejala penyakit serius seperti kanker serviks.

Jika terjadi secara normal, keputihan memiliki fungsi sebagai pembawa keluar sel-sel mati dan bakteri dari dalam organ kewanitaan sehingga terbebas dari infeksi serta kebersihan organ kewanitaan tetap terjaga. Dimana sel mati dan bakteri akan terbawa oleh lendir yang berasal dari kelenjar didalam mrs.v dan leher rahim.

Dalam kondisi normal lendir yang keluar pada saat wanita mengalami keputihan adalah berwarna bening dan tidak berbau dengan jumlah setengah hingga satu sedok teh ( 2-5 ml ) perhari.

Namun ada kalanya jumlah dan kekental lendir yang keluar bervariasi misal pada saat ovulasi, selama menyusui, ketika gairah seksual muncul, semasa hamil, ketika menggunakan alat kontrasepsi, atau sepekan sebelum menstruasi.

Yang perlu diwaspadai adalah jika keputihan yang dialami tidak normal atau berlebih, mengingat kondisi tersebut bisa jadi menjadi indikasi penyakit serius sehingga perlu mendapatkan penanganan dan pengobatan yang serius pula.

Berikut ini adalah beberapa tanda atau ciri ciri keputihan tidak normal dan berbahaya pada wanita, yakni :

  • Keputihan berwarna putih, abu-abu atau kuning yang disertai bau amis, gatal, perih, kemerahan dan pembengkakan pada mrs.v atau vulva. Keputihan seperti ini biasanya disebabkan oleh infeksi ringan oleh bakteri patogen.
  • Keputihan berwarna putih kental disertai rasa gatal, bengkak dan nyeri disekitar mrs.v utamanya pada saat berhubungan intim. Keputihan jenis ini disebabkan oleh adanya infeksi jamur di organ kewanitaan.
  • Keputihan berwarna merah muda, penyebabnya adalah penumpahan lapisan rahim setelah melahirkan (lokia).
  • Keputihan berwarna kuning atau kering disertai nyeri panggul, pendarahan di luar siklus haid, dan keluarnya urine tanpa disadari. Penyebabnya adalah penyakit menular seksual.
  • Keputihan berwarna kuning atau kehijauan, berbusa, dan berbau tidak sedap disertai gatal pada mrs.v dan nyeri saat buang air kecil. Penyebabnya adalah infeksi mikroorganisme Trichomonas vaginalis yang dalam istilah medis disebut dengan Trikomoniasis.
  • Keputihan berwarna cokelat atau merah disertai nyeri panggul dan perdarahan pada mrs.v merupakan ciri ciri keputihan berbahaya karena penyebabnya adalah kanker serviks dan kanker endometrium.

Segera temui dokter dan lakukan penanganan serta pengobatan yang serius jika keputihan yang anda atau orang terdekat anda menunjukan tanda atau ciri ciri keputihan tidak normal diatas, dengan begitu maka anda bisa terhindar dari resiko berbahaya akibat keputihan yang tidak normal.

Selain itu bagi anda para wanita agar terhindari dari keputihan yang tidak normal maka mulai dari sekarang anda sebaiknya menghentikan penggunaan produk pembersih kemaluan berpewangi atau mengandung antiseptik. antyliners setiap hari, memakai pakaian luar atau dalam yang ketat, dan menggunakan produk mandi beraroma, karena hal tersebut bisa membuat keputihan menjadi tidak normal.

Untuk melakukan perawatan berkala organ kewanitaan anda cukup gunakan air hangat dan sabun yang tidak mengandung bahan-bahan keras menyebab iritasi kulit atau anda bisa mengkonsumso obat keputihan herbal.

Demikianlah informasi singkat tentang ciri ciri keputihan tidak normal dan berbahaya pada wanita ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang cepat dan tepat jika anda mengalami ciri ciri keputihan tidak normal diatas.

Sponsor By

Obat Keputihan

Walatra Bersih Wanita ( BST )
Obat Keputihan Alami Terbaru
Perpaduan daun sirih, kunyit, kayu manis dan manjakani
SOLUSI TERBAIK DAN AMAN UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI KEPUTIHAN SECARA ALAMI
POM TR 173307361
Harga Produk : Rp.170.000/botol
Isi : 100 Kapsul
Selengkapnya > KLIK DISINI
atau
HUBUNGI KAMI
0812.1445.0888 ( SMS/WA )